Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

OLAHRAGA (Edisi VI/Mar/19)

Gambar
“ Life a game, play it. Life is a challenge, meet it life is on opportunity capture it ”. * Sikstus OLAH RAGA, OLAH IMAN Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga” (2 Timotius 2:5) Zaman dahulu, tidak ada istilah olahraga, tidak dikenal, apalagi pertandingan sampai olympiade. Zaman dahulu tidak ada kendaraan dll, semua dikerjakan dengan tangan dan kakinya sendiri, seperti jalan, lari, mengangkat barang, menanam, tidak ada mekanisasi, tidak ada alat-alat, tetapi justru ini menjadi olahraga alamiah sehingga mereka tetap sehat; seluruh tubuh bergerak (masih ada di pedalaman). Dengan cara hidup ini, tanpa disadari, tanpa pengertian, tanpa sengaja, mereka sudah berolahraga secara alamiah. Olahraga alamiah ini biasanya netral, sederhana dan cocok bagi yang perlu menebus waktu. Kalau karena sesuatu sebab, kita terpaksa harus berjalan, bersyukur dan bergembiralah di ...

RENDAH HATI (Edisi V/Mar/19)

Gambar
  Jika kamu berpikir kamu rendah hati berarti kamu tidak rendah hati (Afri) GEMA SABDA:          Tiada yang lebih indah dalam hidup selain mampu mengantar sesama kepada kebahagian. Salah satu caranya adalah mau menjadi yang terakhir dan berani menjadi pelayan. Ini merupakan suatu semangat kerendahan hati. Ketika banyak orang disilaukan oleh segala yang bersifat fana, materialisme, hedonisme, dan konsumerisme, Yesus mengajarkan sikap batin yang hakiki dan lepas bebas, yaitu merendahkan diri di hadapan Allah dengan menjadi pelayan. Yesus bersabda, “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan menjadi pelayan dari semuanya” ( Mrk, 9:35).             Sebagai orang Kristen, kita dipanggil dan dituntut agar mampu melayani dan membahagiakan sesama. Kita dipanggil untuk menjadi Pelayan Kasih atau pelayan yang penuh kasih. Sebaga...