OLAHRAGA (Edisi VI/Mar/19)
“Life a game, play it. Life is a
challenge, meet it life is on opportunity capture it”. *Sikstus
OLAH RAGA, OLAH IMAN
Seorang
olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding
menurut peraturan-peraturan olahraga” (2 Timotius 2:5)
Dengan cara hidup ini, tanpa disadari,
tanpa pengertian, tanpa sengaja, mereka sudah berolahraga secara alamiah.
Olahraga alamiah ini biasanya netral, sederhana dan cocok bagi yang perlu
menebus waktu. Kalau karena sesuatu sebab, kita terpaksa harus berjalan,
bersyukur dan bergembiralah di dalam Tuhan, sebab kita sedang menikmati
olahraga alamiah.
Zaman sekarang olahraga sangat maju dan
sistematis bahkan sudah menjadi salah satu cabang pengetahuan yang banyak
diselidiki dan dilakukan, tetapi bisa baik atau jahat di hadapan Tuhan.
Orang-orang yang banyak bergerak seperti olahraga alami zaman dahulu ternyata
juga cukup sehat, sebab olahraga alami ini cukup efektif, apalagi kalau kita
tambahi dengan pengetahuan hidup sehat zaman sekarang.
Kalau ada olahraga zaman sekarang yang merugikan rohani, kita tidak perlu terikat
dengan semua olahraga semacam itu sebab masih ada olahraga lain yang netral dan
tidak menimbulkan kerugian rohani, juga masih ada olahraga alami yang masih
bisa dipakai. Juga untuk menebus waktu, kita bisa memakai olahraga alami sebab
ini sederhana, tidak perlu perencanaan, alat-alat, waktu dan biaya khusus. Jadi
ada banyak olahraga yang netral, yang tidak merugikan rohani, termasuk juga
olahraga alami yang tetap efektif. Tak hanya olah raga jasmani, tapi juga ada
olah raga rohani. Bagaimana caranya:
1. Sumber
makanan yang berprotein: Berdoa, ekaristi, dan Alkitab
2. Latihan
iman:
a.
Awali dan akhiri pekerjaan dengan berdoa
b.
Ikutilah perayaan ekaristi
c.
Baca dan renungkanlah Kitab Suci
Dengan cara mengkonsumsi makanan yang berprotein dan
melatih iman secara rutin dapat membuat iman menjadi sixpacks. *Frans
Berakhirnya Sandiwara
Si “Kulit Bundar”
Sepak bola menjadi salah satu olahraga yang tidak hanya digemari
oleh anak-anak muda saja, tetapi sepak bola menjadi olahraga yang digemari
setiap orang tanpa memandang usia. Sepak bola menjadi magnet tersendiri bagi
setiap orang, karena jika berbicara soal sepak bola maka tidak hanya terbatas
pada lingkup para pemain yang berlaga melainkan semua orang juga ikut serta
berpartisipasi baik dalam euforia pertandingan maupun support-support yang
lain, itu sebabnya sepak bola merupakan ekstasi
sosial yang memberikan efek kecanduan bagi setiap orang yang bergumul dan
terlibat dalam dimensi olahraga yang satu ini.
Menang di awal, kalah di akhir.
Itulah realita yang terjadi dalam perjalanan dan pengalaman bagi perkembangan
sepak bola Indonesia selama bertahun-tahun. Paceklik
trofi atau gelar nampak dirasakan tidak hanya oleh pemain melainkan semua
masyarakat. Padahalnya jika dilihat dari kualitas pemain, Indonesia terbilang
memiliki kualitas dan potensi yang cukup baik dari segi pemain dan lain-lain.
Keterpurukan sepak bola Indonesia terkhusus dalam level Asia Tenggara telah
membuat beberapa negara mulai meremehkan Indonesia, hal ini dibuktikan dengan
keikutsertaan Indonesia dalam berbagai kompetisi tetapi pada akhirnya harus meringis
tersingkir dari negara-negara yang lain dan turunnya peringkat Indonesia.
Wadah persepakbolaan Indonesia,
yakni PSSI yang memiliki tugas untuk mengembangkan dan menciptakan kemajuan
bagi persepakbolaan Indonesia, justru harus menghadapi situasi yang tidak
diinginkan dan bersifat merugikan yakni, terlibatnya PSSI dalam kasus skandal
suap, pencucian uang, dan match fixing.
Masalah inilah yang menjadi penyebab terpuruknya sepak bola Indonesia dan batu
sandungan dalam perkembangan persepakbolaan Indonesia. PSSI telah diduga
menciptakan pengaturan skor dalam berbagai pertandingan dan kompetisi yang
diikuti oleh Indonesia, sehingga wajar saja apabila persepakbolaan Indonesia
lebih menyerupai panggung sandiwara atau sebuah sinetron cinta yang bisa
ditebak akhir ceritanya daripada panggung untuk meraih juara. Citra yang buruk
ini telah merusak persepakbolaan Indonesia. Kredibilitas organisasi ini pun
kian berada di titik nadir. Satgas Anti Mafia Bola pun dibentuk sebagai salah
satu organisasi pemberantas para mafia bola untuk mengembalikan kejayaan sepak
bola Indonesia. Bahkan FIFA telah merencanakan adanya “Reformasi PSSI” dengan
merombak seluruh hierarki sepak bola PSSI beserta jajarannya demi kelangsungan
perkembangan sepak bola Indonesia.
Suksesnya
timnas U-22 di kejuaran AFF 2019 di Phenom Penh, Kambodja dengan menjadi juara
setelah mengalahkan timnas Thailand seolah melahirkan harapan baru bagi
Indonesia sekaligus sedikit menjadi angin segar di tengah panasnya pergulatan
persepakbolaan yang terjadi di Indonesia sendiri. Keprihatinan akan masa depan
sepakbola Indonesia sudah menjadi suatu prioritas, karena sepakbola adalah
lambang persatuan dan kebersamaan setiap rakyat, jika sepakbola Indonesia harus
punah akibat keserakahan dan nafsu elite-elite para judi dan mafia bola maka
piala dan trofi juara akan menjadi imajinasi dan halusinasi semata. Sebagai
generasi muda penerus bangsa, sudah sepatutnya apabila sekarang adalah saat di
mana setiap orang muda harus menunjukkan perasaan kebangsaan akan olahraga yang
satu ini dengan menanamkan sikap nasionalisme dan patriotisme yang sehat.
Jangan sampai pengaturan skor merusak pamor dan rekor, juga jangan sampai demi
kepentingan pribadi merusak harga diri bangsa.* Alfredo Kevin
SUMBER INPIRASI
Olahraga menjadi minat yang diminati banyak orang
kalangan dewasa ini. Bukan hanya bermain di lapangan saja tetapi juga untuk
menyaksikan tayangan olahraga menjadi hobi yang paling menonjol, diciptakan
untuk kepuasan jasmani, sebagaimana menjadi hiburan untuk universal baik
menyaksikan secara nyata maupun di balik layar kaca. Betapa olahraga menjadi
hiburan yang menyenangkan, bahkan sampai merelakan waktu dan materi untuk bisa
melakukan itu.
Selasa, 26 Februari
2019, sebagai penggemar sepak bola kami meminta izin untuk menonton
pertandingan final antara Indonesia dengan Thailand. Alhasil kami di
perbolehkan untuk menyaksikan pertandingan itu. Pertandingannya cukup seru dan
berakhir dengan skor 2-1. Indonesia menang. Masih berhubungan dengan sepak
bola, akhir-akhir ini juga Juventus membalas kekalahan mereka melawan Atletico
Madrid.
Kemenangan mereka
tak luput dari perjuangan keras yang berhari-hari mereka lakukan di lapangan
hijau. Kekompakan menjadi inti pokok dalam menciptakan kemenangan. Di samping
itu juga doa dan harapan menjadi tindakan yang mendukung buat para pemain.
Lewat supporter memberikan semangat pada mereka yang kehilangan kekuatan untuk
melanjutkan kemenangan.
Perjuangan,
harapan/doa dan dukungan adalah salah satu faktor yang kita perlukan dalam
hidup ini. Terutama kita yang sedang berarung jeram bersama Yesus. Kau tak
tahu kapan kau jatuh, tapi itu pasti
akan terjadi. Kau hanya perlu bangkit lalu menggenggam erat tangan Yesus agar
kau terus bersamanya dan menikmati setiap tantangan yang menghadang dirimu untuk
maju.
Tiga hal ini patut diperhatikan. Namun perlu juga kita menanyakan
dalam hati kita, Sejauh mana kita sudah melakukannya dalam diri kita? Apa kita
sudah benar-benar melakukannya dengan baik? Atau kita hanya sebagai orang yang
acuh tak acuh, menunggu mujizat datang dari langit? Semua tergantung pribadi
masing-masing untuk merubah diri sebab bukan orang lain yang mengubah hidup
kita tetapi kekuatan kita yang menunjukan bahwa kita harus mengubah hidup kita
kearah yang lebih baik. *Alexander Nofanolo
YANG MENCINTAI KAMU
Seseorang
yang mencintai kamu tidak bisa memberikan alasan mengapa ia mencintai kamu. Dia
hanya tahu bahwa dimata dia hanya kamulah satu-satunya.
Seseorang
yang mencintai kamu sebenarnya bisa saja membuat kamu marah, gila, jengkel atau
stress.Tetapi ia tidak pernah tahu hal bodoh apa yang sudah ia lakukan karna
semuanya ia lakukan adalah untuk kebaikanmu.
Seseorang
yang mencintai kamu jarang memujimu, tetapi di dalam hatinya kamu adalah satu-satunya yang terbaik
hanya itulah yang ia tahu.
Seseorang
yang mencintai kamu, akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan, bahkan yang
tidak sengajapun akan tetap diingat dan ia juga akan selalu menggunakan
kata-kata itu tepat pada waktunya.
Seseorang
yang mencintai kamu , tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah kepada
kamu, ia tidak mau mengingkari janjimu. Ia ingin kamu selalu
mempercayainya dan ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia dan aman
selama-lamanya.
Seseorang
yang mencintai kamu, mungkin tidak bisa mengingat kejadian atau kesempatan
istimewa, seperti perayaan ulang tahun-Mu, tetapi ia tahu bahwa setiap detik
yang ia lalui, hanya mencintai kamu tidak peduli hari apakah hari ini.
Seseorang
yang mencintai kamu, tidak mau berkata aku mencintai kamu dengan mudah
segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah menunjukan bahwa ia siap
mencintai-Mu, tetapi Dia hanya bisa mengatakan kata I LOVE YOU pada situasi
yang spesial karna ia tidak mau kamu salah mengerti , dia mau kamu mengetahui
bahwa ia mencintai diriMu.
Cinta
ingin memiliki, tetapi sayang hanya ingin melihat orang yang di sayangiNya
bahagia...
Walaupun harus kehilangan.
Wanita memang memiliki sejuta pesona
Menarik pria dengan pesona
Wanita itu
memang penggoda
Terutama karna kecantikanya
Tetapi aku tidak suka wanita janda
Dan aku tak mengada-ngada
Untuk itu kita harus berjaga-jaga
Karena cinta datang tak duga-duga *Eman

Komentar
Posting Komentar